Scroll untuk baca artikel
Berita

Ada Apa Saja saat Lebaran 2026 di Indonesia? Ini Deretan Acara Unik dari Berbagai Daerah yang Layak Dipertimbangkan

×

Ada Apa Saja saat Lebaran 2026 di Indonesia? Ini Deretan Acara Unik dari Berbagai Daerah yang Layak Dipertimbangkan

Sebarkan artikel ini
Takbir Keliling
Ilustrasi Menyambut Idul Fitri dengan Takbir Keliling

Lambedower.com – Tak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk merayakan Idul Fitri 2026. Indonesia justru menghadirkan warna Lebaran yang jauh lebih hidup—penuh tradisi, budaya, dan kemeriahan yang tak tergantikan.

Dari ujung Sulawesi hingga Pulau Jawa, setiap daerah punya cara unik menyambut hari kemenangan. Bukan sekadar perayaan, tapi juga pengalaman yang menyentuh rasa dan kenangan.

Berikut deretan tradisi dan festival Lebaran yang siap membuat momen mudikmu makin berkesan:

 Festival Tumbilotohe, Gorontalo

Malam-malam terakhir Ramadan di Gorontalo berubah jadi lautan cahaya. Ribuan lampu tradisional menyala serentak di halaman rumah hingga jalanan, menciptakan suasana magis yang sarat makna spiritual.

Tahun ini, festival semakin meriah dengan tema Hulontalo Mulolo. Ada juga Run Tumbilotohe, lari membawa obor yang jadi daya tarik baru. Tak ketinggalan, festival kuliner, pawai obor, hingga hiburan religi turut memeriahkan suasana.

 Festival Meriam Karbit, Pontianak

Dentuman meriam karbit menjadi penanda khas Lebaran di tepian Sungai Kapuas. Tahun ini, sebanyak 229 meriam akan dinyalakan di puluhan titik.

Tradisi turun-temurun ini bukan sekadar atraksi, tapi simbol kebersamaan warga yang menjaga warisan budaya tetap hidup di tengah modernisasi.

 Grebeg Syawal, Keraton Yogyakarta

Tradisi sakral yang selalu dinanti. Gunungan hasil bumi diarak dan diperebutkan masyarakat sebagai simbol berkah.

Digelar dengan tata cara adat yang ketat, Grebeg Syawal bukan hanya tontonan, tapi juga refleksi nilai budaya dan spiritual yang masih dijaga hingga kini.

 Wahanarasa (Gelar Kuliner Tradisional Jawa)

Masih di kawasan Keraton, festival ini jadi surga bagi pecinta kuliner tradisional. Selama tiga hari, pengunjung bisa menikmati aneka makanan khas, ditemani live music dan talkshow santai.

 Festival Balon Udara, Wonosobo

Langit Wonosobo akan dipenuhi balon udara raksasa berwarna-warni dengan motif tradisional. Digelar di 23 desa, festival ini jadi salah satu yang paling ikonik dan Instagramable saat Lebaran.

Puncaknya berlangsung di alun-alun kota—momen yang selalu dinanti wisatawan.

 Bakdan Neng Solo, Surakarta

Lebaran di Solo terasa berbeda dengan sentuhan seni. Tahun ini, digelar pertunjukan kolosal bertajuk “Dewa Ruci: Guru Sejati” yang melibatkan ratusan seniman.

Ditambah bazar kuliner dan pameran UMKM, suasana Lebaran jadi makin hangat dan penuh warna.

Lebaran di Indonesia memang bukan sekadar hari raya—ini adalah perayaan budaya, tradisi, dan kebersamaan yang tak ada duanya.

Jadi, kalau kamu mudik tahun ini, jangan cuma pulang. Nikmati juga setiap cerita yang hidup di tiap daerah. Karena bisa jadi, justru di sanalah kamu menemukan makna Lebaran yang sesungguhnya. (*)