Lambedower.com – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video penggerebekan seorang pria berinisial RS, yang dikenal sebagai “Ustaz FT”, bersama seorang wanita berinisial EE yang diduga masih berstatus istri orang. Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, Kamis (26/3/2026).
Dipergoki Langsung oleh Keluarga
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggerebekan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Dugaan hubungan terlarang tersebut terbongkar setelah menantu dari pihak perempuan memergoki keduanya secara langsung di sebuah lokasi.
Momen tersebut sempat direkam dalam video sebelum akhirnya menyebar luas di media sosial. Tak lama setelah itu, warga sekitar berdatangan ke lokasi. Detik-detik evakuasi juga viral di platform X (twitter) dengan aksi massa beringas menghajarnya.
Warga Sempat Tersulut Emosi
Kabar penggerebekan ini langsung memancing reaksi warga Dusun Jamantri. Massa sempat berkerumun dan meluapkan kekecewaan, terutama karena RS dikenal sebagai tokoh agama setempat.
Meski suasana sempat memanas, aksi main hakim sendiri berhasil dicegah. Warga hanya melontarkan kecaman secara verbal tanpa melakukan kekerasan fisik.
Diamankan Polisi
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, aparat kepolisian segera turun tangan dan mengamankan kedua terduga pelaku. Keduanya sempat dibawa ke Polsek Tirtajaya sebelum akhirnya dilimpahkan ke Polres Karawang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Kasusnya saat ini masih dalam penanganan pihak berwajib untuk penyelidikan lebih mendalam terkait dugaan perzinahan,” ujar salah satu sumber di lokasi.
Sosok Jadi Sorotan
Kasus ini menyita perhatian publik karena RS dikenal sebagai guru ngaji yang aktif mengajar di lingkungan Dusun Jamantri, Desa Sabajaya. Sementara itu, EE diketahui merupakan istri sah warga dari Dusun Legok Cenang, Desa Gempolkarya.
Hingga berita ini diturunkan, video penggerebekan tersebut masih viral dan menuai beragam reaksi dari netizen. Banyak yang menyayangkan kejadian tersebut, terutama karena melibatkan figur yang selama ini dikenal sebagai panutan di masyarakat.
Kasus ini terungkap setelah menantu dari pihak perempuan memergoki keduanya pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB dan merekam kejadian tersebut.
Penggerebekan itu memicu kerumunan warga yang sempat meluapkan emosi di lokasi. Meski demikian, situasi masih dapat dikendalikan tanpa adanya tindakan anarkis.
Keduanya kemudian diamankan di Polsek Tirtajaya sebelum dilimpahkan ke Polres Karawang untuk proses hukum lebih lanjut. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait dugaan perzinahan tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan sosok yang dikenal sebagai tokoh agama di lingkungan masyarakat. (*)














