Lambedower.com – Aksi penjambretan berani dan nekat menggegerkan Pasar Relokasi Indra Sari, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Jumat (27/3/2026).
Seorang pedagang sayur menjadi korban setelah tas miliknya dirampas saat sedang melayani pembeli. Akibat kejadian itu, korban mengaku kehilangan uang tunai sebesar Rp100 juta serta perhiasan emas seberat lebih dari 300 gram.
Pelaku diduga seorang pria tak dikenal yang menjalankan aksinya dengan modus berpura-pura menjadi pembeli cabai.
Petugas keamanan pasar, Ali, mengungkapkan bahwa pelaku memanfaatkan kelengahan korban saat transaksi berlangsung.
“Saat melayani itu, pelaku langsung merampas tas korban dan langsung lari menuju kendaraannya,” ujarnya.
Korban yang diduga syok tidak sempat berteriak. Ia hanya memanggil pelaku dengan suara terbata-bata, hingga akhirnya aksinya disadari oleh penjaga toilet pasar yang langsung membantu melakukan pengejaran.
“Saya lihat korban sama penjaga toilet naik motor sambil teriak maling. Saya juga ikut mengejar,” kata Ali.
Dalam pengejaran tersebut, pelaku sempat terlihat melarikan diri menggunakan sepeda motor Honda Beat berwarna oranye dengan kecepatan tinggi. Namun, upaya mengejar pelaku gagal karena jarak yang semakin jauh.
“Pelaku tidak terkejar. Menurut korban, yang hilang emas 99 sekitar 300 gram lebih dan uang Rp100 juta,” ungkapnya.
Ali menambahkan, dirinya telah lama mengenal korban dan sebelumnya sempat mengingatkan agar tidak mengenakan perhiasan mencolok saat berjualan karena rawan mengundang kejahatan.
Kasus ini telah dilaporkan ke SPKT Polres Kotawaringin Barat. Pihak kepolisian juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap identitas pelaku.
Namun, proses penyelidikan sedikit terkendala lantaran kamera pengawas (CCTV) di bundaran pasar diketahui dalam kondisi rusak. Meski begitu, rekaman CCTV di area dalam pasar telah diamankan sebagai bahan penyelidikan.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang berhasil kabur usai menjalankan aksinya. (*)














