Scroll untuk baca artikel
Viral

Bikin Sedih, Perempuan Ini Dinikahi Pria Jadi-jadian, Terbongkar saat Malam Pertama!

×

Bikin Sedih, Perempuan Ini Dinikahi Pria Jadi-jadian, Terbongkar saat Malam Pertama!

Sebarkan artikel ini
dinikahi perempuan
Reynaldi (baju putih) dan IA perempuan pelaku nikah sejenis saat usai akad (Dok. Istimewa)

Lambedower.com – Baru hitungan hari merasakan manisnya pernikahan, seorang perempuan di Kota Malang harus menghadapi kenyataan pahit.

Pernikahan yang diharapkan menjadi awal baru justru berujung laporan polisi, setelah rahasia besar sang suami terbongkar di malam pertama.

Dikutip dari Radar Malang (JawaPos Group), kisah ini bermula saat Intan Anggraeni (28), warga Blimbing, Kota Malang, berkenalan dengan Erfastino Reynaldi (36) pada awal Februari 2026.

Pertemuan terjadi di Kota Batu, tempat Intan bekerja, saat Erfastino datang sebagai pelanggan dan mengaku sebagai konsultan proyek asal Jakarta.

Hubungan keduanya berkembang sangat cepat. Dalam waktu singkat, mereka menjalin asmara tepat pada momen Valentine, 14 Februari 2026.

“Dia mengaku dari Jakarta dan bekerja sebagai konsultan proyek. Setelah itu kami mulai dekat dan berpacaran sejak 14 Februari,” ungkap Intan.

Selama masa pendekatan, Intan tidak menaruh kecurigaan. Sosok Erfastino dinilai meyakinkan, baik dari cara berbicara maupun penampilan yang maskulin.

Rahasia Terbongkar Saat Malam Pertama

Keyakinan Intan membuat keduanya melangsungkan pernikahan siri pada 3 April 2026 di kediaman Intan. Meski prosesi berjalan lancar, keluarga sempat merasa janggal karena Erfastino tidak menghadirkan pihak keluarganya.

Puncak kejadian terjadi saat malam pertama. Intan mengaku baru mengetahui bahwa sosok yang dinikahinya ternyata seorang perempuan.

“Setelah tahu, saya langsung menangis dan mengadu ke orang tua. Dia juga langsung diminta pergi dari rumah,” ujarnya.

Dugaan Pemalsuan Identitas

Persoalan tidak berhenti pada identitas gender. Keluarga Intan menemukan dugaan manipulasi data yang dilakukan terlapor untuk melangsungkan pernikahan.

Eko, kerabat Intan, mengatakan kasus ini telah dilaporkan karena menyangkut dugaan pemalsuan identitas.

“Kami melaporkan karena ada dugaan pemalsuan identitas. Dokumen diduga sengaja dibuat untuk melangsungkan pernikahan,” jelasnya.

Fakta lain yang terungkap, Erfastino sempat meminta Intan mengurus paspor dengan alasan akan mengajaknya ke Kamboja untuk berobat. Hal ini semakin memperkuat kecurigaan keluarga.

Akhirnya, kasus tersebut dilaporkan ke Polresta Malang Kota pada Rabu (8/4/2026). Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan yang ada. (*)