Lambedower.com – Kasus pernikahan sesama perempuan di Kota Malang, Jawa Timur, kian memanas. Tidak hanya berujung laporan polisi, kini kedua pihak terlibat saling lapor dengan tuduhan berbeda.
Pengantin perempuan, Intan Anggraeni (28), lebih dulu melaporkan pasangannya yang dikenal sebagai Rey atau Yupi Rere ke Polresta Malang Kota atas dugaan pemalsuan identitas dan dokumen.
Namun, Rey yang sebelumnya disebut sebagai laki-laki, melaporkan balik Intan ke Polres Batu pada Rabu malam (8/4/2026). Ia menuding Intan melakukan pencemaran nama baik dan pemerasan.
“Laporan ini terkait pencemaran nama baik dan pemerasan. Ada beberapa kasus juga. Tapi nanti biar lawyer-ku yang menjelaskan,” ujar Rey, dikutip dari suryamalang.com, Jumat (10/4/2026).
Rey menjelaskan, laporan balik tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan Intan sebelumnya. Ia mengaku awalnya tidak mengetahui dirinya telah dilaporkan.
Rey baru mengetahui hal itu pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB setelah mendapat informasi dari temannya terkait video pernikahan siri mereka yang viral di media sosial.
Menurutnya, narasi yang beredar di publik tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya.
Sebelum melaporkan balik, Rey mengaku sempat berupaya menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dengan mendatangi rumah Intan untuk mediasi. Namun, upaya tersebut tidak mendapat respons.
“Saya sempat tanya, atas dasar apa melaporkan saya. Tapi setelah itu pesan ditarik dan tidak ada balasan lagi sampai sekarang,” ungkap perempuan berusia 36 tahun tersebut.
Rey juga membeberkan sejumlah hal terkait hubungan mereka, termasuk soal keuangan. Ia mengklaim telah membantu melunasi sejumlah utang Intan selama menjalin hubungan.
“Pembahasannya soal uang. Ada beberapa utang yang sudah saya tutup. Bahkan bukti transfernya tidak cuma satu dua, tapi banyak,” katanya.
Selain itu, Rey mengaku telah memberikan nafkah dan memenuhi berbagai kebutuhan Intan selama kedekatan mereka yang berlangsung singkat sejak Februari 2026.
“Saya turuti keinginannya, bahkan sampai dikenalkan ke teman-temannya. Mereka juga tahu dari awal,” tambahnya.
Di sisi lain, Intan Anggraeni membenarkan bahwa dirinya sempat menerima sejumlah pemberian dari Rey, seperti tas, sepatu, hingga ponsel iPhone.
Namun, menurut Intan, barang-barang tersebut kini diminta kembali setelah kasus pernikahan siri mereka viral di media sosial.
“Ya ini barang yang sudah diberikan ke saya diungkit-ungkit lagi. Ponsel ini juga pemberian Rey,” ujarnya.
Kasus ini menjadi perhatian publik setelah pernikahan siri sesama jenis tersebut terungkap ke publik dan memicu berbagai reaksi di media sosial. Hingga kini, kedua laporan masih dalam proses penanganan pihak kepolisian. (*)














